KOTA BOGOR, WWB.CO.ID – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, gelar rapat kerja di Aula Kecamatan Bogor Selatan, Selasa (03/01/23).

Wakil Ketua PCNU Kota Bogor KH. Ade Mulyana mengatakan, dalam rapat kerja ada beberapa poin yang ia sampaikan kepada pengurus ranting – ranting yang terbentuk di 16 Kelurahan.

“Pada rapat kerja kali ini menyampaikan pesan kepada MWC NU Bogor Selatan, untuk melengkapi ranting-ranting yang belum terbentuk dari 16 Kelurahan, yang saat ini baru terbentuk 12 Kelurahan ranting NU. Jadi tinggal 4 Kelurahan lagi,” ujar kepada wartawan, Selasa (04/01/22).

Ia juga menuturkan, dalam raker tersebut disampaikan, ada beberapa PR bagi Majelis Wakil Cabang (MWC NU) Bogor Selatan untuk melengkapi dan menyempurnakan seluruh ranting di Bogor Selatan.

“Kemudian saya sampaikan, yang merupakan program unggulan dari NU yaitu Lailatul Ijtima (LI), yang biasa kita adakan setiap malam sabtu dua minggu sekali dari ranting ke ranting, alhamdulilah kegiatan ini sudah berjalan selama empat tahun,” jelasnya.

Dan hal itu kata dia, merupakan hasil kerjasama pihaknya dengan Ansor, Banser, Muspika Bogor Selatan, sehingga bisa berjalan sampai saat ini.

Masih kata dia, termasuk program yang harus di tingkatkan selain LI, yaitu bakti sosial yang sudah biasa dilakukan oleh MWC NU Bogor selatan, termasuk mengadakan penggalangan dana di semua ranting se-Bogor Selatan untuk masyarakat Cianjur yang terkena musibah bencana gempa.

“Jadi ranting Bogor Selatan sangat luar biasa Awal tahun 2023, program kerja yang kita tingkatkan, yakni kepengurusan. Karena masih ada ranting belum terbentuk. Pokoknya penguatan Lailatul Ijtima dan kegiatan sosial,” ungkapnya.

Sementara itu di tempat, KH Baban Sholeh Syabana sebagai Ketua Rois MWC NU Bogor Selatan menambahkan, adanya Raker ini untuk mengantisipasi ada nya paham paham radikalisme yang membahayakan kesatuan NKRI dari gerakan gerakan wahabi dan HTI.