BANDUNG, DINAMIKA NEWS – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat memasuki fase penting menjelang pemilihan Ketua PWI Jawa Barat periode 2026–2031. Sejumlah gagasan mulai ditawarkan para kandidat, salah satunya Tantan Sulthon yang membawa lima program utama untuk arah kepemimpinan organisasi lima tahun mendatang.
Tantan Sulthon, yang sebelumnya menjabat Sekretaris PWI Jawa Barat periode 2021–2026, mengusung visi “PWI Jabar Istimewa: Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya Maju dan Sejahtera.”
Gagasan tersebut diterjemahkan melalui lima agenda yang menyasar kebutuhan wartawan di tengah perubahan industri media, tuntutan peningkatan kompetensi, hingga persoalan kesejahteraan dan perlindungan profesi.
Program pertama yang ditawarkan adalah Wartawan Multimedia. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan wartawan dalam menghadapi transformasi media digital.
Tidak hanya dituntut mampu menulis berita, wartawan juga didorong menguasai produksi video, podcast, media sosial, jurnalisme digital hingga pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Menurut gagasan yang ditawarkan, penguasaan teknologi menjadi kebutuhan penting agar wartawan dan organisasi profesi tidak tertinggal menghadapi perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.
Program kedua yang paling menarik perhatian adalah 1.000 UKW Gratis. Gagasan ini diarahkan untuk memperluas kesempatan anggota memperoleh Uji Kompetensi Wartawan (UKW), sekaligus mendorong peningkatan kualitas dan profesionalisme wartawan di Jawa Barat.
Jika dapat direalisasikan, program tersebut berpotensi menjadi salah satu agenda besar karena menyentuh langsung aspek kompetensi anggota. Namun, pelaksanaannya tentu membutuhkan perencanaan yang jelas, termasuk mekanisme seleksi peserta, jadwal pelaksanaan, sumber pembiayaan dan lembaga yang akan terlibat.
Tawaran ketiga berkaitan dengan Perlindungan Profesi Wartawan. Tantan memasukkan penguatan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan serta upaya memperkuat perlindungan bagi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.