DINAMIKA NEWS — Semangat memperkuat persatuan, kemandirian, serta kepedulian sosial terus digelorakan melalui kolaborasi lintas organisasi di Kabupaten Bogor. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan silaturahmi dan sinergi antara Bogor Media Siber Network (BMSN) bersama organisasi kepemudaan Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Bogor Raya serta LSM Peduli Jaringan Tenaga Rakyat (PJTR) Kabupaten Bogor yang berlangsung di Kantor BMSN, Cibinong, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam membangun komunikasi konstruktif antara media siber dan organisasi masyarakat sipil. Di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks, mulai dari maraknya disinformasi, hoaks, hingga meningkatnya kebutuhan literasi publik—sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menjaga kualitas informasi dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

Ketua GPII Bogor Raya, Latif Ferdiansyah, menegaskan bahwa kolaborasi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret untuk membangun kesadaran kolektif, khususnya di kalangan generasi muda.

“Kolaborasi ini merupakan upaya nyata dalam menjaga persatuan sekaligus memperkuat kemandirian sosial. Media seperti BMSN memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik yang sehat dan berintegritas,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua LSM PJTR Kabupaten Bogor, Daniel Lawalata. Ia menekankan pentingnya sinergi antara lembaga sosial dan media dalam mendorong program pemberdayaan yang berbasis kebutuhan riil masyarakat.

“Kerja sama ini diharapkan melahirkan program konkret yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya di bidang sosial, ekonomi, dan ketenagakerjaan. Media memiliki kekuatan besar dalam mengangkat isu-isu kerakyatan agar mendapat perhatian luas dan solusi berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Pembina BMSN, Nurofik, menyambut positif kolaborasi tersebut sebagai bagian dari penguatan ekosistem media yang sehat, profesional, dan bertanggung jawab. Ia menjelaskan bahwa BMSN saat ini menjadi wadah bagi puluhan media siber di Bogor yang berkomitmen menyajikan informasi kredibel, edukatif, dan berimbang.

“BMSN hadir sebagai ruang kolaboratif bagi lebih dari 50 media yang berkomitmen melawan hoaks serta memperkuat literasi informasi di tengah masyarakat. Kemitraan dengan GPII dan PJTR akan memperluas dampak positif media dalam membangun kesadaran publik dan memperkokoh nilai kebangsaan menuju Indonesia Emas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tantangan di era digital menuntut sinergi kuat antara media, organisasi kepemudaan, dan lembaga sosial untuk menghadirkan narasi yang mencerdaskan, menyejukkan, serta solutif bagi masyarakat.