CIANJUR – Sejumlah nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Cianjur, mengeluhkan kepemilikan kartu ATM, kini tidak bisa digunakan untuk transaksi.
Intan (30) dan Mila (38) warga Kecamatan Cianjur mengakui, ketika hendak mau gesek ke-mesin ATM. Tidak bisa gigunakan baik mau ngambil maupun transfer.
"Harusnya ada konfirmasi awal. Namun, meskipun ada informasi kalau memang kartu ATM yang warna biru GPN harap segera diganti, dengan kartu ATM berlogo master card," akunya kepada insan media, Rabu (30/9/2020).
Menurut mereka, kalau pemblokiran itu misalkan sudah kadaluarsa kartu, salah pin tiga kali. Lalu, saldo rekening selalu kurang dari Rp50 ribu. Dan, tidak pernah ada transaksi penambahan saldo di bawah Rp50 ribu selama enam bulan. "Selain itu rekening terlibat atau dipakai tindak kejahatan," tutur Intan dan Mila.
Masih kata mereka, mungkin dugaan yang mengakibatkan mahal ATM. Nah, kan kalau pakai jaringan GPN milik Indonesia.Biasanya nasabah jarang peduli dengan admin atau biaya bulanan (biaya transaksi), karena nilainya Rp10 ribu dan maksimal Rp12 tibu. "Jadi kalau kartu ATM logo GPN (gambar garuda) murah. Pada intinya harusnya ada sosialisasi kepada para nasabah," ucap Intan dan Mila.
Halaman:
M
Penulis: Manan