Kalsel - Upaya percepatan pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Kalimantan terus diperkuat melalui koordinasi lintas instansi antara pemerintah daerah, instansi intelijen, serta PT PLN (Persero).

Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Kalimantan Selatan Brigjen Pol. Sentot Adi Darmawan meninjau langsung lokasi PLTU Asam-Asam guna memastikan kondisi infrastruktur serta memantau perbaikan teknis.

Peninjauan lapangan ini bertujuan memastikan proses penanganan gangguan kelistrikan berjalan sesuai situasi aktual. Hasil pemantauan langsung dilaporkan kepada Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui sambungan video.

Sinergi ini memperkuat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, BIN, dan PLN dalam menjaga stabilitas pelayanan publik selama proses normalisasi pasokan daya listrik.

Berdasarkan penjelasan PLN, gangguan interkoneksi Kalimantan dipicu kerusakan generator PLTU Asam-Asam serta kerusakan dua pipa boiler pada pembangkit Independent Power Producer (IPP) di Murung Raya, Kalimantan Tengah.

Dampak kerusakan teknis tersebut memicu pemadaman listrik secara bergilir di beberapa titik wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Pemulihan dilakukan bertahap sesuai penanganan teknis pembangkit.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan turut mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar menghemat penggunaan listrik selama pemulihan sistem kelistrikan berlangsung.

Dalam kunjungannya, Brigjen Pol. Sentot Adi Darmawan memverifikasi langsung kondisi fisik pembangkit serta menerima pemaparan progres teknis dari tim ahli PLN di lokasi.

Langkah verifikasi dilakukan untuk memastikan bahwa data serta laporan yang diterima pemerintah daerah benar-benar berdasarkan fakta dan kondisi riil lapangan.