DINAMIKA NEWS – Rencana pembangunan jalan penghubung dari kawasan Taman Budaya Sentul City menuju jalur Puncak Dua mendapat dukungan luas dari warga Sentul City dan sekitarnya. Proyek yang saat ini tengah memasuki tahap pembukaan lahan oleh pihak pengembang itu diharapkan menjadi solusi atas persoalan kemacetan yang selama ini kerap terjadi di jalur utama Puncak.
Jalan penghubung tersebut digadang-gadang mampu mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus menyediakan jalur alternatif yang lebih cepat bagi masyarakat dari Jakarta dan Bogor. Selain itu, proyek ini dinilai strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, khususnya Bogor dan Cianjur, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Tokoh masyarakat Desa Karang Tengah, Wijiyanto, menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai kehadiran jalan baru akan sangat membantu mobilitas warga, khususnya bagi masyarakat di sembilan desa di Kecamatan Babakan Madang.
“Selama ini warga harus memutar cukup jauh untuk menuju Cibinong, Citeureup, Sukamakmur hingga Jonggol. Kemacetan di Pasar Babakan Madang dan Simpang SICC juga sering menghambat, bahkan ambulans pun kerap terjebak saat membawa pasien,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).
Meski mendukung, Wijiyanto menekankan pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan. Ia meminta agar penebangan pohon yang terjadi selama pembangunan diimbangi dengan penanaman kembali di sepanjang jalur tersebut.
Keluhan serupa disampaikan Ibah, karyawan restoran di Desa Bojong Koneng. Ia mengaku sering terjebak kemacetan saat bepergian ke wilayah Cibinong, Jonggol, maupun Sukamakmur.
“Kalau lewat Pasar Babakan Madang dan Simpang SICC, hampir pasti macet. Apalagi jalur Wangun dan Leuwihejo yang curam dan padat, sangat menghambat perjalanan,” tuturnya.
Dukungan juga datang dari kalangan pemuda. Sutisna, warga Desa Sumurbatu, mengaku optimistis proyek ini akan mempermudah akses transportasi dan memangkas waktu tempuh ke berbagai wilayah.
Hal senada diungkapkan Roy, warga Desa Cijayanti, yang berharap pembangunan jalan tersebut segera rampung. Ia meyakini kelancaran akses akan berdampak langsung pada peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kalau jalan lancar, ekonomi warga juga ikut bergerak,” katanya.