KOTA BOGOR, wwb.co.id – Tidak terima dipoligami istri dari pegawai Kantor Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Wilayah II Jawa Barat berharap mendapat keadilan dan mengadukan hal itu kepada pimpinannya.
Pasalnya, wanita berinisial SF yang tengah hamil muda usia kandungan lima bulan ini mengaku sudah satu tahun ini tidak mendapat perhatian penuh dari sang suami.
Bahkan, suaminya YN memberi nafkah istri (SF) hanya cukup untuk membiayai pemeriksaan kandungan calon sang buah hatinya tersebut.
“Saya menginginkan suami saya kembali seperti dulu dan memberikan perhatian serta nafkah yang cukup. Untuk saat ini nafkah yang diberikan hanya cukup untuk menutupi kebutuhan priksa kandungan, satu bulan saya dikasih uang kadang Rp 1-2 dua juta itupun jarang-jarang,” terang SF kepada awak media dikantor KCD Wilayah II Kota Bogor, Selasa (3/12/24).
SF mengaku suami yang berstatus ASN golongan II B itu, akhir-akhir ini jarang pulang ke rumah setahun terakhir ini.
Padahal, pasangan ini menikah pada tahun 2022, namun hubungan keduanya memburuk setelah YN diketahui punya istri lagi.
Ia pun mengetahui YN berpoligami saat hendak bersilaturahmi kepada mertuanya. Dirumah Orang tua YN itulah awal mulanya terungkap, karena dikejutkan oleh orang yang mengaku sebagai ponakan dari istri dari (YN-red).
“Saya tahu pas datang kerumah suami, namun saya sempat syok karena yang membuka pintu rumah mengaku ponakan istrinya,” jelas SF.
SF meminta suaminya segera introspeksi dan bertanggung jawab sebagai suami dan ayah sang buah hatinya yang saat ini dalam kandungan.