KOTA BOGOR, WWB.CO.ID – Peringatan Isra Mi’raj di Pondok Pesantren (Ponpes) Ar-Rohmah Bakom Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor berlangsung meriah.

Nampak hadir ribuan santri dan para alim ulama, habaib serta beberapa organisasi masyarakat. Bahkan, Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim, Camat Bogor Selatan Hidayatullah hingga lurah setempat turut hadir. Hadirnya mereka sebuah bentuk nyata umat islam di Kota Bogor bersatu dan bersinergi.

Pemimpin Ponpes Ar-Rohmah, KH TB Kholidi mengaku, bersyukur karena peringatan Isra Mi’raj ini dapat dihadiri langsung Wakil Walikota Bogor. Menurutnya, kehadiran orang nomor dua di pemerintahan Kota Bogor ini sebuah kehormatan bagi dia dan juga para santrinya.

Selain itu, di peringatan Isra Mi’raj tahun ini juga pihaknya memberi tema menyamakan frekuensi satu agama, yaitu Agama Islam. Dimana agama islam harus bersatu, bersinergi dengan para ulama, para habaib, termasuk dengan instansi pemerintahan.

“Selama itu benar kita dukung, selama itu kurang baik kita luruskan, bukan disalahkan. Makanya di peringatan Isra Mi’raj ini kami mengundang instansi mulai dari Kapolsek Ciawi, Pak Camat hingga Pak Wakil Walikota. Tujuannya supaya mereka bisa melihat kebersamaan kami yang ada di sini,” kata KH Kholidi di sela peringatan Isra Mi’raj, Selasa, 24 Januari 2024.

Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim saat hadir dan sambutan di PHBI Isra Mi’raj, Pondok Pesantren Bakom, Kelurahan Bojongkerta, Kota Bogor, Selasa (24/1/2022).

Ia berharap melalui peringatan Isra Mi’raj ini bisa mendapat keberkahan dari Allah SWT, agar senantiasa selamat di dunia dan juga selamat di akhirat.

Sementara itu, Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim menyampaikan rasa terima kasihnya karena sudah diundang ke acara yang luar biasa ini. Menurutnya, Isra Mi’raj ini merupakan momentum untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, terutama dalam menunaikan ibadah solat wajib lima waktu.

“Seperti kita ketahui bersama, di peringatan Isra Mi’raj ini mengingatkan kembali kepada sejarah Rasullulah SAW, dimana dalam sejarah tersebut menyebutkan Rasullulah SAW yang menghadap Allah SWT untuk memperjuangkan umatnya tentang solat 5 waktu yang wajib kita laksanakan setiap hari,” kata Dedie A Rachim.