KAB.BOGOR – Terbentuk-nya Kelompok Tani (Poktan) Sahabat Griya Soka Bogor Raya (GSBR), berawal dari keprihatinan adanya pandemi covid-19 dan program dari Kapolsek Sukaraja melaui Babinkamtibmas untuk diadakan-nya program-red ketahanan pangan.

Hal tersebut disampaikan Ketua RT 04/06 Bambang SY usai melaksanakan tebar benih ikan lele di saung Poktan Sahabat GSBR, Griya Soka Bogor Raya 1A. Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor, Sabtu (26/09/20).

Dalam kesempatan itu, kata Bambang, Babinkamtibmas menyarankan memanfaatkan lahan yang ada untuk di pergunakan bercocok tanam. “Waktu itu pak Mujito (Babinkamtibmas-red) menyarankan untuk menanam apa saja yang bisa dimanfaatka atau di kosumsi sehari-hari,” jelasnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, dirinya berinisiatif mengajak warga untuk kerja bakti. “Karena kita dekat dengan Daerah Aliran Sungai (Das), saya pikir lebih cocok budidaya ikan, bahkan saran dari pak Mujito sendiri apa bila dekat dengan sungai menyarankan budidaya ikan yang cepat dan mudah untuk di panen,” tutur Bambang yang juga selaku pembina Poktan Sahabat GSBR.

Bambang menjelaskan, berangkat dari itu, dirinya mengajak kepada warga, menggarap lahan yang ada dan tidak terawat untuk dipergunakan. Oleh karena itu, kata dia, untuk program ketahanan pangan ini diadakan budidaya lele. ” Alhamdulilah warga antusias dan banyak yang ikut dan akhirnya kita buat Kelompok Tani Sahabat GSBR,” imbuhnya.

Halaman:
M
Penulis: Manan
× Preview Gambar