KOTA BOGOR, WWB.co.id — Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Bogor Geruduk Istana Kepresidenan Bogor, menuntut jabatan Presiden tiga periode dan penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Dalam aksinya selain menuntut penundaan Pemilu mendatang, sejumlah mahasiswa menuntut pemerintah dapat mengendalikan harga kebutuhan pokok masyarakat.
Juru bicara aksi Ruben Bentiyan mengatakan, kekuasaan tertinggi ada ditangan rakyat kenapa seenaknya akan dilakukan Presiden tiga periode dan penundaan Pemilu yang hanya menguntungkan sejumlah oknum diseputaran kolega istana.
Dia menilai direzim terlalu banyaknya wacana yang dibangun dan tak satupun berpihak kepada rakyat kecil. Mulainya mahalnya bahan pokok berupa minyak goreng, kenaikan harga BBM non-subsidi yang berimbas pada langkanya BBM bersubsidi di daerah-daerah,” kata Ruben Bentiyan Jum’at (8/4/2022).
Ruben menyebut ketidakmampuan pemerintah menjaga iklim demokrasi. Fenomena ini kata Ruben memperburuk citra pemerintah adanya rencana perpanjangan masa jabatan presiden, penundaan pemilu dan amandemen UUD untuk memuluskan niat jahat oligarki agar berkuasa kembali di periode selanjutnya.