"Saya mohon maaf, khususnya kepada wartawan Tribun yang bertugas di Sukabumi yaitu Jon, dan para jurnalis," bilangnya, saat silaturahmi dengan awak media di BLK, Kecamatan Cianjur, Sabtu (10/10/202).
Ia mengungkapkan, karena waktu itu memang situasi dan kondisi sedang ricuh. Sehingga tidak terpantau semuanya, rekan wartawan juga pasti paham dan mengerti.Â
"Saat itu kondisi betul-betul kacau kan? Dan, memang tak terprediksi. Tentu menjadi beban moral dan tanggung jawab saya," ujar AKBP Sumarni.
Sumarni menegaskan, wajib meminta maaf. Karena menjadi seorang pimpinan, tidak mudah.Tapi tetap harus konsisten dan profesional untuk melaksanakan tugas dan kewajiban menggerai situasi.
"Ya, meskipun hingga saat ini masih belum tahu anggota atau bukan yang melakukan perampasan itu," jelasnya.
Kapolres Kota Sukabumi berharap, bila ada miskomunikasi ataupun kesalahpahaman antara jurnalis bisa diselesaikan secara baik. Karena selama ini sudah terjalin hubungan yang baik, sehingga jangan sampai dan gak mau setelah ini muncul opini akan bisa memanfaatkan isu.
"Kejadian dialami jurnalis pihaknya akan siap bertanggung jawab, karena sebagai pimpinan pengamanan saat itu," tegas Kapolresta.
Bahkan, lanjutnya, selaku pimpinan dirinya selalu menekankan, mengimbau agar tak boleh melakukan tindakan resesif melainkan harus bersikap humanis. Namun, seperti diketahui realisasi di lapangan kan? Pasti ada yang berbeda, artinya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.