JAKARTA - Pemerintah Indonesia resmi bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BOP) sebagai langkah konkret memperkuat posisi diplomasi dalam mendukung kemerdekaan Palestina.
Keputusan strategis ini diambil untuk memperluas akses bantuan kemanusiaan melalui jalur Rafah serta mendorong terciptanya perdamaian jangka panjang dan rekonstruksi pascakonflik di wilayah Gaza.
Pengamat politik dan akademisi, Efriza menyatakan bahwa langkah ini bukan merupakan perubahan arah politik luar negeri. "Upaya memperkuat posisi Indonesia dalam ikhtiar diplomasi damai untuk Palestina", ujarnya.
Board of Peace Gaza sendiri dibentuk sebagai badan internasional yang bertugas mengawal transisi pemerintahan teknokratis, mobilisasi dana investasi, hingga menjaga stabilitas keamanan berdasarkan Rencana Komprehensif 20-Point Roadmap yang didukung resolusi Dewan Keamanan PBB.*