Bogor, wwb.co.id — Intensitas hujan deras yang mengguyur kawasan Bogor, kembali menyisakan persoalan klasik yang kian mengkhawatirkan. Aliran air hujan yang meluap di Gang Kosasih, RT 01/RW 07, Kelurahan Cikaret, Bogor Selatan, tidak hanya merendam pemukiman, tetapi juga membawa serta sampah yang meluber dari tempat penampungan, terbawa banjir ke kawasan pemukiman warga. Pada Senin malam, (03/08/2026).

​Banjir yang bercampur sampah ini kontan merangsek masuk ke area permukiman warga, mengubah jalan lingkungan dan halaman rumah menjadi lautan sampah. Warga setempat menyebutkan bahwa masalah ini telah lama menjadi ancaman setiap kali cuaca ekstrem melanda, dan disinyalir sampah tersebut bersumber dari sampah ditempat penampungan yang tidak terangkut, lalu terbawa arus banjir.

Nampak tumpukan sampah yang terbawa arus sisa banjir.

​"Jadi di wilayah saya ada tempat sampah, volume sampahnya banyak tidak terangkut truk. Jadi ketika hujan, sampah terbawa air kembali ke rumah warga dan menimbulkan banjir," keluh salah seorang warga di lokasi.

​Kondisi tersebut diperparah oleh lambatnya mobilitas pengangkutan sampah. Warga mengungkapkan bahwa produksi sampah harian tidak sebanding dengan jadwal kedatangan armada truk kebersihan yang hanya datang dua kali dalam seminggu.

​"Eta teh tiap hari ada sampahnya, sedangkan diangkutnya seminggu dua kali," Ungkapnya.

Menurut warga letak penampungan sampah itu berada di Gg Kosasih RT01/07, dipinggir jalan tepat tidak jauh dari pintu masuk Gang kosasih.

"Letak tempat sampah di gg kosasih RT 01/07 kel cikaret," Tutupnya.