JAKARTA,WWB.co.id – Federasi Serikat Pekerja Industri Semen Indonesia (FSP-ISI) telah menyampaikan surat permohonan dukungan kepada Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) untuk mendesak pihak Pemerintah mengeluarkan kebijakan Moratorium Pendirian Pabrik Semen Baru, bertempat di Hotel Millennium Jakarta. Kamis, (25/02/21).
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum FSP ISI Kiki Warlansyah didampingi oleh Sekretaris Tedy Ramadanus dan Bidang Advokasi Ronida kepada sejumlah wartawan, Minggu (28/02/21).
“Alhamdulilah surat tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Jendral KSPI Bung Ramidi,” kata Kiki
Baca juga : https://www.wwb.co.id/2021/02/fsp-isi-pertanyakan-alasan-pendirian.html
Ia menjelaskan, surat permohonan dukungan tersebut merupakan salah satu lanjutan perjuangan FSP-ISI yang sebelumnya melaksanakan konferensi Pers di Hotel Permata Kota Bogor, Jum’at (19/02/21).
“Mempertanyakan urgensi dan alasan yang kuat kepada Pemerintah atas pendirian Pabrik Semen baru yang disampaikan secara resmi pada Press Release dihadapan sejumlah awak media untuk menanggapi rencana Pendirian Pabrik Semen Baru di Kalimantan Timur dengan kapasitas 15 Juta Ton ditengah Oversupply Semen di Indonesia sebesar 42 Juta Ton,” jelas Kiki.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jendral KSPI Ramidi mengatakan, pihaknya akan segera menindak lanjuti surat tersebut.
“Surat dari FSP-ISI, akan segera kita tindak lanjuti. Kami akan segera rapat internal dengan pengurus lainnya untuk mengambil langka-langkah yang tepat dalam menyikapi Industri Semen Nasional saat ini,” singkat pria yang akrab disapa Bung Ramidi ini.