BOGOR, DINAMIKA NEWS – Kepedulian sosial tidak hanya diajarkan di dalam ruang kelas, tetapi juga dipraktikkan secara nyata oleh SMK Tunggal Prakarsa melalui program Jumat Berkah. Selama empat tahun terakhir, sekolah ini secara konsisten menggelar kegiatan berbagi sebagai upaya membentuk karakter siswa agar memiliki rasa empati, kepedulian, dan semangat gotong royong.
Pada pelaksanaan Jumat Berkah, Jumat (7/8/2026), kegiatan dipusatkan di Masjid Jami Al Ikhlas, Jalan Karanggan No.104, Puspasari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Puluhan siswa bersama guru membagikan nasi kotak, makanan ringan, serta minuman kepada masyarakat sekitar dan para pengguna jalan.
Tak hanya itu, bantuan sosial juga disalurkan kepada Dinas Sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Menariknya, setiap pekan satu kelas mendapat giliran menjadi penyelenggara sekaligus sponsor kegiatan, sehingga seluruh siswa memiliki kesempatan untuk terlibat langsung dalam aksi berbagi.
Kepala SMK Tunggal Prakarsa, Didi Suhrowardi, M.Pd., mengatakan bahwa Jumat Berkah merupakan bagian dari pendidikan karakter yang menjadi salah satu fokus utama sekolah.
"Program ini kami hadirkan sebagai media pembelajaran agar siswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial. Mereka belajar bahwa kebahagiaan tidak hanya diperoleh saat menerima, tetapi juga ketika mampu berbagi kepada sesama," ujarnya.
Menurutnya, pengalaman terjun langsung ke tengah masyarakat menjadi bekal berharga bagi para siswa dalam membangun kepekaan sosial sejak dini.
Hal senada disampaikan Guru sekaligus Koordinator kegiatan, Suci Wulandari, S.Pd., Gr. Ia menilai antusiasme para siswa selalu terlihat dalam setiap pelaksanaan Jumat Berkah.
"Ini bukan sekadar kegiatan rutin. Jumat Berkah menjadi sarana pembentukan karakter yang nyata. Saya bangga melihat semangat siswa saat membagikan makanan dengan penuh keikhlasan dan senyuman. Mereka memahami bahwa berbagi merupakan kebiasaan baik yang harus terus dipelihara," ungkapnya.
Kehadiran program tersebut pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga sekitar maupun para pengguna jalan yang menerima bantuan mengaku terbantu dan mengapresiasi kepedulian para pelajar.
Melalui konsistensi yang telah berjalan selama empat tahun, SMK Tunggal Prakarsa berharap Jumat Berkah terus menjadi budaya sekolah yang mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga memiliki jiwa sosial, empati, serta semangat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. (Jml)
