BOGOR – Program Sekolah Maung akan mulai membuka pendaftaran pada 25 hingga 29 Mei 2026 di Kota Bogor. Program tersebut akan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kota Bogor dan SMK Negeri 3 Kota Bogor.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat kerja bersama Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah II Provinsi Jawa Barat guna memastikan kesiapan teknis pelaksanaan program tersebut.
“Kita melakukan rapat kerja dalam rangka membahas program Sekolah Maung yang sebelumnya sudah pernah dibahas oleh KCD, SMA 1, dan SMK 3. Jadi hari ini kita memastikan juklak-juknisnya, apa saja yang masuk ke dalam kriteria,” ujar Fajar, Selasa (19/5/2026).
Fajar menjelaskan, terdapat empat jalur penerimaan dalam program Sekolah Maung, yakni potensi akademik, prestasi akademik, akademik berbasis sertifikat, dan non-akademik.
Ia menyebut, jalur potensi akademik memiliki kuota 10 persen, prestasi akademik 50 persen, akademik berbasis sertifikat 20 persen, serta non-akademik 20 persen.
Untuk jalur potensi akademik dan prestasi akademik, penilaian terdiri dari 40 persen nilai rapor dan 60 persen Tes Kemampuan Akademik (TKA). Sementara jalur akademik berbasis sertifikat dan non-akademik menggunakan komposisi 40 persen TKA serta 60 persen sertifikat.
Menurut Fajar, pendaftaran akan dibuka pada 25, 26, 28, dan 29 Mei 2026, sedangkan hasil seleksi diumumkan pada 8 Juni 2026.
“Ketika anak tersebut tidak masuk ke Sekolah Maung, tanggal 8 Juni sudah dipetakan otomatis. Jadi anak tersebut masih bisa mengikuti pendaftaran sekolah reguler, tapi waktunya hanya satu hari sampai jam 23.59 WIB,” katanya.
DPRD Kota Bogor juga mengingatkan agar proses seleksi dipersiapkan secara matang mengingat waktu pendaftaran sekolah reguler yang sangat singkat berpotensi menimbulkan kepadatan.