KOTA BOGOR, WWB.CO.ID – Adanya perbaikan pembangunan Tebing Penahan Tanah (TPT), jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor dan Satlantas Polresta Bogor Kota mengubah rekayasa lalulintas di Jln Saleh Danasasmita dengan sistem satu jalur secara bergantian.
“Dampak dari bencana longsor, Jln Saleh Danasasmita ini kita berlakukan sistem satu arah. Berdasarkan aspirasi dan kami menampung dari keinginan masyarakat bahwa kita bersama sama dengan jajaran dari kepolisian jalan ini kita bikin sistem satu arah dengan bergantian,” ujar Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, kepada wartawan wwb.co.id, Selasa (21/11/23).
Marse Hendra Saputra menjelaskan, sistem satu arah secara bergantian ini dari pukul 03.00 WIB s/d 15.00 WIB itu di berlakukan dari arah Cipaku – Batutulis. Begitupun sebaliknya, dari pukul 15.00 WIB s/d 03.00 WIB itu di berlakukan dari arah Batutulis – Cipaku guna mengantisipasi keberangkatan jam aktifitas di pagi hari dan
“Jadi sistem satu arah ini 12 jam -12 jam, Hal ini guna mengantisipasi karena keberangkatan di jam pagi lebih banyak dari arah warga sekitar Pamoyanan – Cipaku dan sekitarnya ke arah Batutulis dan jam pulang dari sore itu mengarah kembali ke kediaman rumah sekitaran Bogor Selatan,” katanya.
Dengan adanya sistem rekayasa lalulintas di jalan tersebut, pihaknya bersama jajaran kepolisian menurunkan 50 personil anggota untuk mengatur lalulintas secara bergantian.
“Kita gabungan dengan pihak kepolisian dan jajaran raya sekitar 50 orang bergantian per 12 jam di tambah dengan teman teman dari wilayah, hansip tagana dan rekan rekan wilayah membantu untuk mengantisipasi dan menjaga proses pengalihan atau rekayasa terbatas ini berjalan dengan baik,” tandasnya.