KOTA BOGOR,WWB.co.id – Program Sembako yang sebelumnya disebut Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang sudah berjalan sejak tahun 2017 di Kota Bogor, di mana (program-red) yang jadi andalan Kemanterian Sosial ini ternyata tidak sedang baik-baik saja dalam realisasinya.
Pasalnya dalam perogram tersebut ada dugaan peran Serta Oknum Pendamping Program Keluarga Harapan (PPKH) dalam merekomendasikan Supplier atau Pemasok kepada e-Warong/Agen Bank Himabara BNI, khususnya di wilayah Kecamatan Bogor Selatan.
Dugaan itu muncul karena ada-nya Pertemuan antara Perusahaan Pemasok PT. Inti Prima Karkasindo, dengan para e-Warong/Agen BNI penyalur Program Sembako di Saung Anis Restaurant Sundanese and Arabian Dishes yang dihadiri dua Orang yang diduga Oknum PPKH pada Selasa (18/12/2020).
Salah satu e-Warong/Agen BNI di Bogor Selatan menjelaskan bahwa memang awalnya PPKH yang bernama Subhan menawarkan Komoditi PT. Inti Prima Karkasindo kepadanya, sehingga terjadi pertemuan di Saung Anis yang dihadiri Direktur PT. Inti Prima Karkasindo, Davi Nugraha dengan para e-Warong/Agen BNI juga Subhan dan Sukarlan yang juga sebagai Koordinator Kecamatan (Korcam) PPKH.
Menanggapi hal tersebut Subhan selaku pendamping PPKH membantah dirinya merekomendasikan PT. Inti Prima Karkasindo kepada para e-Warong/Agen BNI penyalur Program Sembako. Ia mengaku hadir dalam pertemuan tersebut hanya untuk menemani e-Warong/Agen BNI.
Halaman:
M
Penulis: Manan