BOGOR, wwb.co.id – Ujang Suminta seorang warga Kampung Sindang Resmi RT 03/18, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan mengalami sakit kian hari kakinya makin mengecil, hingga menyebabkan keadaanya tidak mampu berjalan dan ia tidak dapat bekerja sebagai mana mestinya.

Salah seorang tetangga (Tuti) mengatakan ia (Ujang) sudah tidak bisa jalan sudah sekian lama, bahkan kalau buang air besar saja harus ngesot ke kamar mandi, buang air kecilnya pun pakai botol bekas, kesehariannya hanya duduk saja tidak bisa bekerja.

“Kakinya udah gak bisa jalan, kalau mau Buang air Besar dia jalan nya ngesot, kencing nya di botol bekas, kesehariannya gitu aja duduk-duduk, udah gak bisa apa-apa, gak bisa kerja,” katanya, Senin (09/12/2024).

Dilain sisi RW setempat membenarkan keadaan tersebut, bahwa ujang disabilitas dari kecil, istrinya pun menjadi tulang punggung keluarga dengan kerja serabutan.

Kendati demikian, Ujang terampil dalam kerajinan namun modalnya perlu dibantu.

“Pa Ujang seperti itu keadaannya disabilitas dari kecil, istrinya bekerja serabutan, jadi pembantu rumah tangga di perumahan, tapi pak Ujang terampil dalam berkerajinan, tapi modal dan lainnya harus di bantu,” terangnya.

Ditemui dikediamannya, Ujang menuturkan bahwa penyebab sakit yang dialami dari insiden jatuh di sepeda waktu kecil, namun diperparah pada tahun 2020 yang menyebabkan dirinya tidak bisa berjalan total.

Dirinya berharap bisa sehat kembali agar bisa kerja. Disamping itu, ia berharap pemerintah kota Bogor mengulurkan bantuan modal agar bisa memiliki modal untuk buka warung kecil-kecilan guna membiayai kehidupannya kedepan.

“Sakitnya mah dari kecil semenjak jatoh dari sepeda, cuma parahnya dari 2020 udah tidak bisa jalan sama sekali, Pengen sehat lagi biar bisa kerja, sama pengen buka warung kecil-kecilan untuk biaya hidup kedepannya,” pungkasnya.