KAB. BOGOR, WWB.CO.ID – Warga Kampung Gugunung RT 06 RW 03 datangi kantor Desa Banjarwangi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor menolak adanya pembangunan Tower sinyal BTS salah satu provider, Senin (26/12/22).

Udi Supandi salah satu warga Kampung Gugunung RT 06 RW 03 mengatakan, dengan adanya pembangunan Tower tersebut pihaknya bersama warga lainya menolak. Sebab kata dia selama ini dari awal belum ada transparansi keterbukaan antar warga dan provider.

Intinya untuk itu pihaknya meminta terhadap perusahaan tersebut dengan adanya polemik kekisruhan dengan warga, maka dari itu ia bersama warga dan tokoh masyarakat menolak dengan adanya pembangunan tower BTS.

“Iya kami datang bersama warga lainya ke kantor desa untuk menyampaikan poin kekisruhan polemik pembangunan tower yang ada diwilayah Kampung Gugunung,” tuturnya.

Hal serupa dikeluhkan, Cecep Rahmat warga Kampung Gugunung (60), iapun mengeluhkan pembangunan tower BTS itu, lantaran pembangunan BTS tersebut tepat di belakang rumahnya.

“Kalo kerumah saya sekitar 5 meter, deket banget. Ada beberapa rumah warga tapi yang di tunjuk oleh pemilik tanah itu hanya dua orang, saya dengan pak ncep,” ungkapnya.

“Alasannya warga menolak pembangunan tower terutama kekhawatiran warga, banyak sebetulnya, mungkin perkiraan warga awam itu mengenai radiasi terutama yang kami khawatirkan roboh, karena kondisi dari tanah tersebut itu tidak stabil. Tadinya tanah urukan bahkan bekas sampah,” sambungnya.

Sementara itu Kepala Desa Banjarwangi, S. Prasetyo menjelaskan, dirinya sudah mengetahui akan adanya pembangunan tower BTS. Pihaknya sebagai pemerintah desa mengedepankan aturan. Artinya kata dia sebelum menyetujui pembangunan di wilayah desa tentunya diadakan musyawarah bersama warga.

“Nah memang waktu itu pernah musyawarah RT RW saya persilakan 3 kali untuk musyawarah adanya tower ini silakan setuju atau tidak. Rupanya warga itu waktu menyetujui, akhir akhir ini mungkin warga sudah memikirkan dan mempertimbangkan dampak dari pada tower, akhirnya warga sepakat menolak untuk berdirinya tower tersebut,” katanya.