CIANJUR- Meskipun terkena dampak pandemi Covid-19, para petani warga Desa Sindangasih, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur putar otak, bisa mengembangkan budidaya tumbuhan porang (jenis umbi) di lahan garapan.
Koordinator Penyuluh Pertanian (KPP) Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Karangtengah Dinas Pertanian Pangan Perkebunan dan Hortikultura (DP3H) Kabupaten Cianjur, Abdul Sidik mengatakan, pengembangan tumbuhan porang di desa ini, bisa dikatakan sebagai pionir.Â
Sidik mengungkapkan, di masa pandemi saat ini harus pandai-pansai atau pintar mencari oekuang. Apalagi aktivitas dibatasi, jadi harus kreatif. Seperti halnya langkah yang dilakukan petani di desa itu, diharapkan bisa diadopsi oleh seluruh desa ada di Cianjur khususnya.
Ia memaparkan, petani porang masih jarang penggarapnya, padahal tumbuhan jenis umbi-umbian ini memiliki nilai jual yang relatif cukup tinggi. Jangan bermalas-malasan kerja dan mengembangkan potensi ada dalam diri, karena terganjal pademi saat ini.
Artinya, masih kata Sidik, tetap kita selalu mematuhi protokol kesehatan. Bila sedang bekerja, dan sesudah bekerja pun jaga kebersihan dan kesehatan.