DINAMIKA NEWS – Komitmen PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Narogong, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), dalam mendorong pembangunan berkelanjutan kembali menuai pengakuan nasional. Perusahaan ini sukses meraih dua penghargaan bergengsi dengan predikat Gold pada ajang Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2025 yang digelar CFCD Foundation (Corporate Forum for CSR Development) di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (18/12/2025).
Penghargaan tersebut diberikan atas dua program unggulan pemberdayaan masyarakat yang dinilai konsisten menghadirkan dampak sosial berkelanjutan. Program PUSAKA (Perempuan Sadar Berkarya) meraih Gold pada Kategori Pilar Ekonomi (SDGs 8): Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, sementara SARtiKa BERDAYA (Sahabat Perempuan Kepala Keluarga Berdaya) mendapatkan Gold pada Kategori Pilar Pembangunan Sosial (SDGs 5): Kesetaraan Gender.
Penghargaan ini diterima langsung oleh General Affairs & Community Relations Manager Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong, Nur Lailiyah. Ia menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan bagian integral dari pilar Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
“Penghargaan ini bukan hanya apresiasi, tetapi juga motivasi bagi kami untuk terus menciptakan dampak positif yang inklusif melalui penguatan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat. Keberlanjutan bagi kami bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang bagaimana mewujudkan #MasaDepanYangKitaMau,” ujar Lailiyah.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap pencapaian Target Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030, Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong secara konsisten menjadikan pemberdayaan masyarakat sebagai fokus utama program CSR. Program-program tersebut dirancang agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya.
Keberhasilan program PUSAKA menjadi salah satu bukti nyata. Dalam kurun waktu empat tahun, kelompok binaan ini mampu meningkatkan omzet penjualan secara signifikan, dari sekitar Rp30 juta di tahun pertama menjadi lebih dari Rp250 juta.
Sementara itu, 80 UMKM anggota SARtiKa BERDAYA menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan. Produktivitas harian dan omzet usaha rata-rata meningkat hingga 50 persen, disertai terbentuknya jaringan pemasaran baru yang membuka peluang ekonomi lebih luas bagi para perempuan kepala keluarga.
“Kami ingin setiap lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi diri dan meningkatkan kemandirian ekonomi. Dampaknya tidak hanya dirasakan individu, tetapi juga memperkuat ketahanan komunitas dalam jangka panjang. Karena itu, prinsip keberlanjutan selalu kami kedepankan dalam setiap proses bisnis,” tambah Lailiyah.
Ke depan, Solusi Bangun Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan nilai tambah yang berdampak luas bagi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus mendorong inovasi dan pertumbuhan berkelanjutan yang memperkuat posisi perusahaan di industri nasional. (***)