BOGOR, WWB.CO.ID – Sekretaris Bendahara (Sekben) dari kampus Dewantara melakukan pengiriman surat delegasi jika Musyawarah Besar (Mubes) itu tetap dilaksanakan pada tanggal 9 September 2023.
Dan untuk menetapkan yang menjadi pemimpin persidangan tersebut adalah Kampus KESATUAN dan UIKA.
Yuswan menegaskan, bahwa kedua kampus ini merupakan bukan termasuk dari anggota BEM se-Bogor periode 2023.
“Mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) BEM Se-Bogor, ketika adanya mubes mereka itu hanya sebatas peserta peninjau dan tidak memiliki hak suara dan tidak ada hak pilih,” kata Yuswan dalam keterangan tertulisnya kepada Kantor berita wwb.co.id, Selasa (19/9/2023).
Sikap Aliansi BEM Se-Bogor Raya:
Kami tidak membenarkan adanya agenda mubes di kampus dewantara yang mengatas namakan BEM se Bogor
Menolak hasil musyawarah besar yang dilaksanakan di kampus dewantara yang mengatas namakan BEM se Bogor
Kami memberikan sanksi tegas yaitu mengeluarkan kampus kampus yang terlibat dalam acara mubes yang mengatas namakan bem sebogor dari keanggotaan BEM seBogor.
Dan kami tidak bertanggung jawab atas segala agenda yang mengatasnamakan bem sebogor dari hasil mubes di kampus Dewantara, karena kami masih menganggap bahwa “YUSWAN” masih sebagai kordinator yang resmi dan sah