CIANJUR- Melihat kondisi keluarga sang juara satu Liga Dangdut Indonesia (Lida) tahun 2020, Meli Nuryani (16) seorang gadis desa, ternyata kehidupannya sederhana, bisa dikatakan keluarga tak mampu (anak buruh tani).
Terlihat sepi, rumah panggung ukuran 5×14 meter, sang juara dangdut tersebut. Kini menjadi pusat perhatian. Karena mulai dikenal publik, tepatnya di Kampung Rawapatat (Singkup), Desa Sukamulya, Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Camat Cikadu Yadi Supriyadi mengatakan, sejak pertama itu merasa terharu sekaligus bangga hati. Karena utusan Lida 2020 ada dari perwakilan desa dan kecamatannya. Khususnya Cianjur, dan berhasil meraih juara. “Saya akan terus menyimak perjalanan Lida tahun 2020 ini, mendoakan Meli masuk 10 besar Lida tahun ini,” papar Camat Cikadu.
Ia menyampaikan, mewakili masyarakat Kecamatan Cikadu. Saat itu sudah merasa juara satu, karena kontestan banyak diikuti seluruh Indonesia ada sekitar 34 perwakilan dari berbagai provinsi.
Sementara, ditanya soal kondisi rumahnya, pihaknya menyampaikan, sudah mengusulkan ketika Meli sudah masuk 10 besar. Itu rumahnya mau direhab, karena selaku pemerintah setempat harus peduli. “Perlu diakui memang keluaga Meli tergolong masuk kurang mampu,” imbuhnya.