JAKARTA, WWB.CO.ID – Arif Havas Oegroseno selaku Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Federal Jerman, menyambut baik prestasi kontingen Indonesia pada Special Olympics World Games (SOWG) 2023 di Berlin, Jerman.
“Sebagai negara G20, Indonesia sudah sepatutnya dikenal pula untuk prestasinya di berbagai sektor, termasuk olahraga bagi warganya yang bertalenta khusus,” kata Arif dalam keterangan tertulis di Jakarta, seperti dilansir dari laman, Senin (26/06/23).
Sebanyak 25 atlet bertalenta khusus dari berbagai provinsi se-Indonesia yang tergabung dalam kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) bertanding dalam tujuh cabang olahraga, yakni atletik, bulu tangkis, boling, senam artistik, senam ritmik, renang dan tenis meja.
Kontingen Indonesia berhasil memperoleh 10 medali emas, 5 medali perak dan 8 medali perunggu. Empat emas diraih di cabang olahraga bulu tangkis, 2 emas di senam ritmik, 2 emas atletik, 1 emas renang dan 1 emas cabang olah raga boling.
Capaian tersebut melampaui target yang dicanangkan yakni 9 emas. Para atlet Indonesia bersemangat, bangga dan berbahagia dapat berpartisipasi pada SOWG 2023 dan bertanding dengan atlet-atlet bertalenta khusus dari berbagai belahan dunia, seperti dikutip.
Upacara Pembukaan SOWG 2023 dibuka oleh Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, di Olympiastadion Berlin pada 17 Juni dan resmi ditutup pada 25 Juni di area Brandenburger Gate di Berlin.
Pertandingan tersebut turut disaksikan Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia Dito Ariotedjo, Dubes Arif dan masyarakat Indonesia yang berada di Berlin.
Lebih jauh, kontingen Indonesia juga didukung penari bertalenta khusus yang tergabung dalam sanggar tari untuk anak-anak disabiltas di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mereka tampil di berbagai acara di KBRI Berlin dan venue SOWG 2023.
Special Olympics merupakan organisasi internasional yang diakui International Olympic Committee (IOC), sebagai satu-satunya Olimpiade Olahraga Khusus bagi para penyandang disabilitas intelektual dengan lebih dari 5 juta atlet dari 174 negara di dunia.