KOTA BOGOR, WWB.CO.ID – Partai Keadilan Sejarah (PKS) terang terangan menolak pemindahan ibukota negara. Keinginannya jakarta masih tetap menjadi ibukota negara bukan hanya dari DPP PKS, tetapi DPD PKS Kota Bogor juga menyuarakan hal tersebut.
Ketua DPD PKS Kota Bogor, Atang Trisnanto mengatakan, bahwa Kota Bogor merupakan daerah penyangga ibukota, yang artinya perputaran ekonomi yang terjadi sangat menguntungkan Kota Bogor.
“Kalau Jakarta tetap Ibukota negara, buat Kota Bogor ini sangat menguntungkan dan sangat mendukung perubahan kota yang lebih bagus lagi,” ungkap Atang kepada wartawan sesaat sebelum kedatangan Anies di Kota Bogor, Selasa (28/11).
Ia melanjutkan, kunjungan Anies ke Kota Bogor merupakan momentum yang sangat berarti bagi PKS dan juga teman-teman yang ada di koalisi. Sebab, dengan bertemu langsung pihaknya bisa menyampaikan soal keinginan PKS yang menginginkan Jakarta tetap masih menjadi ibukota negara.
Selain itu, pihaknya juga menargetkan 80 persen suara untuk kemenangan pasangan Amin di Kota Bogor. Tetapi hal itu tidaklah mudah, dan dibutuhkan kerja keras serta kerja sama dari semua tim.
“Hari ini Pak Anies datang ke Kota Bogor. Ribuan warga begitu sangat antusias menyambut kedatangannya,” katanya.
Melihat sambutan warga yang begitu tinggi, pihaknya pun berencana akan mengajukan ke Timnas Amin untuk sekali lagi didatangkan ke Kota Bogor, sebelum hari pencoblosan.
“Kita adakan suatu moment, yang mudah-mudahan itu menjadi moment buat pemantapan pemenangan Anies,” tandasnya.