BOGOR, wwb.co.id — Sebanyak 319 anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mengikuti kegiatan Gebyar Prasiaga PAUD Tahun 2026 yang digelar di SKI Katulampa. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Yantie Rachim yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD Kota Bogor, pada hari Rabu, 9 April 2026.
Acara yang diinisiasi oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) Kota Bogor ini diikuti peserta dari enam kecamatan. Para anak tampak antusias mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari permainan edukatif, festival, hingga perkemahan yang dirancang untuk mendukung tumbuh kembang mereka.
Dalam sambutannya, Yantie Rachim mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap Gebyar Prasiaga PAUD dapat menjadi agenda rutin tahunan.
“Kalau bisa sering dilaksanakan, karena kegiatan ini sangat baik dan memiliki manfaat besar dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini. Anak-anak bisa belajar sambil bermain dan perhatiannya juga bisa teralihkan dari gadget,” ujar Yantie, Rabu (8/4/2026).
Ia menegaskan bahwa metode belajar sambil bermain merupakan pendekatan yang tepat bagi anak usia dini. Melalui kegiatan di luar kelas, anak-anak tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga belajar mengenal lingkungan sekitar.
Selain itu, anak-anak juga diajarkan nilai-nilai penting seperti menjaga kebersihan lingkungan, termasuk membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya. Menurut Yantie, interaksi sosial sejak dini jauh lebih bermanfaat dibandingkan terlalu sering terpapar gawai.
“Anak-anak belajar mengenal lingkungan, mengenal sesama, serta membangun interaksi sosial sejak dini ini lebih baik dibanding bermain gadget,” jelasnya.
Yantie juga menekankan pentingnya memberikan ruang bermain yang cukup bagi anak usia dini, dibandingkan terlalu dini dibebani kemampuan akademik seperti membaca, menulis, dan berhitung.
“Biarkan anak-anak usia dini memiliki waktu bermain yang cukup. Dengan begitu, saat masuk SD mereka tidak merasa jenuh dan dapat mengikuti pembelajaran dengan lebih baik,” imbuhnya.