BOGOR, DINAMIKA NEWS – Pesan persaudaraan dan sportivitas menjadi warna utama Turnamen Sepak Bola Muspika Cup Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Kapolsek Megamendung AKP Desi Triana, S.H., M.H., secara langsung membuka turnamen yang diikuti tim dari 12 desa sekaligus mengingatkan seluruh peserta agar tidak menjadikan pertandingan sebagai pemicu perselisihan.
Turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut resmi dimulai pada Senin (10/8/2026) pagi. Kompetisi dijadwalkan berlangsung hingga 14 Agustus 2026.
AKP Desi Triana yang mewakili Muspika Kecamatan Megamendung menekankan bahwa semangat utama dalam pertandingan bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan mempererat hubungan antarmasyarakat.
“Jaga sportivitas dan kondusivitas wilayah. Menang kalah itu sudah biasa dalam pertandingan maupun kompetisi. Yang utama, niatkan kita sebagai kegiatan olahraga. Kita satu wilayah, satu kecamatan, satu keluarga besar,” ujar AKP Desi saat memberikan sambutan.
Ia meminta para pemain, official, maupun pendukung masing-masing tim tetap menjaga emosi dan menghormati lawan.
“Jangan sampai ada yang cedera atau saling menyakiti. Kita tetap satu keluarga dan bersaudara,” tegasnya.
Menurutnya, pertandingan sepak bola antardesa tersebut harus menjadi ruang untuk membangun kebersamaan sekaligus memperkuat rasa persaudaraan warga Megamendung.
Pembukaan turnamen turut dihadiri Camat Megamendung, unsur Koramil yang diwakili Babinsa, Ketua Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Megamendung, para kepala desa dan perangkat desa, jajaran Kecamatan Megamendung, Kepala Puskesmas beserta tim kesehatan, Satpol PP, serta sejumlah unsur terkait.
Hadir pula Sekretaris DPRD Kabupaten Bogor dari Komisi IV dan masyarakat sekitar yang ikut menyaksikan jalannya pertandingan.