DEPOK, wwb.co.id – Sekolah Sepak Bola (SSB) Beji Putra mengaku kesulitan untuk meminta penambahan waktu latihan bagi anak didiknya dilapangan Jawa, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Kota Depok.
Ketua SSB Beji Putra, Aryo Wijoseno mengatakan secara prosedural permohonan ijin penggunaan lapang sudah di tempuh dengan meminta izin dari Kelurahan, LPM dan gabungan depok utara (Gardu).
”Prosedur sudah di tempuh untuk meminta izin berbagai pihak, namun pihak security Dinas lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok masih tidak memperbolehkan penambahan waktu latihan (pengguna lapangan),” kata Aryo, Sabtu (25/3/25).
Dia mengaku belum lama ini sempat datang untuk melakukan latihan dilapangan tersebut namun mendapat larangan dari pihak Security DLHK.
”Beberapa waktu lalu kita datang ke lapangan jawa untuk latihan, ternyata di lokasi pihak security DLHK melarang untuk anak anak kami berlatih di lapangan, bahkan security bilang surat ijin tersebut tidak berlaku,” jelasnya.
Hingga saat ini, Aryo mengaku kesulitan untuk memperoleh izin yang harus di tempuh sementara siswa semakin bertambah banyak sekitar 60 orang.
”Saya bingung untuk minta izin penambahan jadwal penggunaan lapangan harus seperti apa?,” katanya.
Iapun berharap dari pemerintah Kota Depok bisa memberikan bantuan untuk memperoleh izin penambahan waktu penggunaan lapang Jawa tersebut.
”Mohon dibantu bagaimana caranya anak anak kami bisa menggunakan lapangan jawa untuk latihan, kami perlu penambahan hari,” pungkasnya.
Penulis : Fauzi
