BOGOR, wwb.co.id - Pemerintah Kota Bogor telah mengambil langkah strategis dengan melakukan penataan ulang trayek angkutan kota (angkot) yang melintasi kawasan Pasar Gembrong. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas jual beli di pasar tersebut dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, mengungkapkan bahwa trayek 11 kini mengalami perubahan rute. Trayek ini beroperasi dari Baranangsiang menuju Jembatan Otista, kemudian berbelok ke Jalan Suryakencana, dan melanjutkan perjalanan ke Jalan Siliwangi, melewati Pasar Gembrong. Sebanyak 42 unit armada kini melayani trayek ini.
Selain itu, trayek 04 yang berasal dari arah Batutulis juga telah diarahkan untuk melintasi Jalan Siliwangi dan Pasar Gembrong.
Namun, tidak semua pihak menyambut baik kebijakan ini. Salah satu sopir angkot trayek 02, Sopandi, mengungkapkan keluhannya. Ia merasakan penurunan pendapatan sejak trayek 11 mulai beroperasi di kawasan tersebut.
“Sejak ada trayek 11 lewat sini, penumpang saya makin sepi. Harusnya trayek 11 tetap di jalur semula,” kata Sopandi, Rabu (22/10).
Ia berharap agar Dishub Kota Bogor dapat mempertimbangkan kembali kebijakan rerouting angkot ini, agar tidak merugikan sopir angkot lain yang telah lama beroperasi di jalur tersebut.
Laporan: Hirawan Dewa | Editor Redaksi WWB