KAB.BOGOR, WWB.CO.ID – Musim hujan yang masih terus berlangsung mengakibatkan debit air di beberapa aliran sungai mulai meluap. Luapan aliran sungai tentunya semakin menambah derasnya laju air yang berpotensi merusak pondasi jembatan. Seperti yang terjadi pada jembatan penghubung dua kampung yaitu Kampung Cibedug Mayak Rt 01/06 dan Kampung Cibedug Raden Rt 04/05 Desa Nagrak, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Pasalnya, derasnya air sungai yang melintasi jembatan ini mengakibatkan pondasi tersebut terkikis oleh air, sehingga terlihat pinggiran jembatan mulai terkikis,” ungkap Babinsa Desa Nagrak Pelda Nuryadin, Sabtu (16/03/2024).

Hal ini, kata dia, sangat mengkhawatirkan warga, karena jika terus terkikis pinggir jembatan akan amblas dan berpotensi mengakibatkan jembatan ambruk.

Pelda Nuryadin menghimbau warga agar berhati-hati saat melintasi jembatan, khawatir terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan.

“Saya menghimbau kepada warga pengguna jembatan agar berhati-hati, jangan membawa beban yang terlalu berat saat melintas menggunakan kendaraan roda dua, khawatir jembatan tidak kuat menahan beban berat karena penahan dibawahnya mulai terkikis,” ujarnya.

Selanjutnya Babinsa melaporkan jembatan tersebut ke Pemerintah Desa agar mendapat penanganan dini sebelum terjadi hal buruk, jangan sampai jembatan tersebut ambruk dan memakan korban jiwa. Karena jembatan tersebut merupakan akses penghubung dua kampung yang sering dilintasi warga.

Laporan : AJH

Follow dinamikanews.wwb.co.id
Follow on Google