KOTA BOGOR, wwb.co.id – Kasus pengeroyokan ODGJ berinisial S mendapatkan perhatian khusus dari masyarakat dan tokoh pemuda di Kelurahan Pasirjaya, Kota Bogor.

‎Pasalnya, warga tidak terima tindakan main hakim sendiri yang membuat ODGJ berinisial S itu babak belur dihakimi oleh warga Kelurahan Empang,” ungkap Iwan Fatek Tokoh masyarakat Kelurahan Pasirjaya, dalam diskusi bersama pemuda Kampung Muara Lebak, Jumat (07/2/25) malam.

Baca jugaDituduh Maling, ODGJ di Kota Bogor jadi Korban Pengeroyokan

‎Kejadian tersebut pun, lanjut dia, sempat memancing amarah para pemuda dan masyarakat diwilayahnya usai melihat video yang tersebar. Namun, hal itu dapat diredam oleh pengurus, karena saat ini sudah masuk tahap pelaporan kepolisian.

‎Akan tetapi, pihaknya bersama masyarakat akan mengawal kasus ini hingga tuntas sehingga tidak ada upaya untuk menghambat proses dikepolisan.

‎”Kami juga akan mengadukan kasus ini kepada DPRD dan Kabag Hukum dan Ham Kota Bogor agar bisa sama-sama mengawal kasus ini hingga tuntas,” tegasnya.

Baca juga : Didampingi Para Pengacara, Keluarga Korban Pengeroyokan di Empang Lapor ke Mapolresta Bogor

‎Sementara itu, Rahmat Hidayat meminta warga untuk bersabar dan menghargai upaya keluarga untuk menempuh jalur hukum di Kepolisian.

‎”Kita hargai langkah keluarga yang saat ini sedang menempuh jalur hukum di Polresta Bogor Kota. Saya harap warga tetap kompak mengawal kasus tersebut hingga keluarga mendapatkan keadilan,” katanya.

‎Tokoh yang akrab disapa, Rahmat Agan itu, menekankan kepada warga untuk tidak melakukan aksi anarkis yang bisa merugikan diri sendiri ataupun orang lain.

‎”Kasus ini memang menjadi perhatian kita, tapi kita hargai proses hukum dikepolisan. Saya minta warga dari RW 01 hingga RW 15 untuk bisa menahan diri agar tetap kondusif,” pesannya kepada para pemuda.

‎Namun, kata dia, jika nanti ada hambatan dalam proses kasus ini maka, silahkan jika warga ingin turun tangan untuk melakukan aksi. Namun saya titip tidak dengan cara-cara yang anarkis.

Baca juga : Kabag Hukum Pemkot Bogor Tekankan RSUD Tanggung Jawab atas kelalaian penanganan pasien Willem