KOTA BOGOR, wwb.co.id – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor berlokasi di Jalan A.Yani, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor mengalami kenaikan penerimaan dari berbagai layanan dibandingkan Tahun 2023.
Kepala Kantor Imigrasi, Ruhiyat M Tolib pada wartawan, Senin (23/12/24) menjelaskan dari seluruh penerimaan layanan periode 1 januari- 18 desember 2024, mengalami kenaikan 280 persen dengan rincian, penerimaan negara bukan pajak sebanyak Rp.68 Miliar.
Hal itu kata dia, meliputi layanan paspor sebanyak 101.090 paspor bernilai Rp.55 Miliyar, penerimaan re-entry permit Rp.11 Milyar dan penerimaan layanan keimigrasian lainnya Rp.17 Milyar, terdiri dari layanan izin tinggal kunjungan (ITK), Ijin Tinggal Terbatas ( ITAS) dan Ijin Tinggal Terbatas ( ITAP).
Menurutnya, tercatat 5 negara terbanyak pengguna visa dan izin, yakni Yaman, dengan 312 orang, diikuti oleh China sebanyak 280 orang, Korea Selatan 239 orang, India 180 orang, dan Malaysia 141 orang.
Dalam pengawasan dan penindakan, tercatat 343 tindakan administratif keimigrasian (TAK), meningkat 37,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, 48 orang asing ditangkal masuk, naik 108,7 persen , dan 21 orang dicegah keluar dari Indonesia, meningkat 90,91 persen.
Ruhiyat menegaskan bahwa semua keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi semua pihak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Refleksi ini menjadi dasar untuk mengevaluasi strategi, mengidentifikasi peluang baru, dan menetapkan tujuan yang selaras dengan visi Indonesia Emas 2045,” tegas Ruhiyat.
”Kantor Imigrasi Bogor berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, dan menjaga integritas demi menciptakan birokrasi yang modern, responsif, dan inklusif, sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman,” pungkas Ruhiyat.
(Hirawan)
Penerimaan Imigrasi Bogor tahun 2024 naik 280 persen
Redaksi
Selasa, 24 Desember 2024 | 16.58 WIB
•
8902 Views
Ilustrasi: Penerimaan Imigrasi Bogor tahun 2024 naik 280 persen
×