KOTA BOGOR, wwb.co.id – Pada hari kamis, tanggal 22 Mei 2025, bertempat di Aula Kelurahan Cilendek Barat, Jln Brigjen H Saptaji Hadiprawira No 70, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat, menggelar Musyawarah Kelurahan.

‎Musyawarah tersebut, dalam rangka pembentukan Koperasi Merah Putih.
‎Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Bidang  Koperasi dan UMKM  Kota Bogor, Drs Ali Susanto,M.Si memberikan arahan sekaligus sebagai pimpinan Musyawarah telah menjelaskan tentang mekanisme dalam pembentukan Koperasi Merah Putih sesuai Inpres No 9 Tahun 2025 dan petunjuk Pelaksana Mentri Koperasi No 1 Tahun 2025 Tentang Pembentukan Koperasi Desa/kelurahan Merah Putih.

‎Hadir pula dalam kesempatan tersebut para Undangan dari para Ketua RW, Ketua TP PKK, Ketua Karang Taruna,LPM,Babinsa, Bhabinkamtibmas. Kasi Kecamatan Bogor Barat dan undangan lainnya.

‎Lurah Cilendek Barat, Muhammad Ruslan,S.A.P menyampaikan pesan-pesan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih merupakan tindak lanjut dari program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia.

‎”Ini adalah bentuk konkret dari komitmen Kelurahan Cilendek Barat  dalam mendukung program nasional pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui koperasi agar memberikan manfaat ekonomi bagi warga” ujarnya.

‎Terpilih melalui pemilihan yang dipilih langsung oleh lebih dari 42 orang peserta Musyawarah yaitu Ketua Koperasi Dede Sopiyan,SH,MH, Wakil Ketua Bidang Usaha Eka Putra, Wakil Usaha bidang Anggota Bibin, Sekretaris Dedy Kurniawan, Bendahara, Uke Fauziah Rachman.

‎Selain menetapkan struktur pengurus dan pengawas, Musyawarah kelurahan   juga menyepakati besaran simpanan pokok dan simpanan wajib bagi anggota koperasi. Simpanan pokok ditetapkan sebesar Rp100.000 per anggota, dan simpanan wajib Rp10.000 per bulan.

‎Dede Sopiyan, berharap hadirnya Koperasi Merah Putih di Kelurahan Cilendek Barat mendapat sambutan positif dan partisipasi dari seluruh Warga di Kelurahan Cilendek Barat yang berjumlah 18 RW dan dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong kesejahteraan warga.*