JAKARTA, wwb.co.id – Ratusan mahasiswa dan ibu-ibu berdaster melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Pusat Kementerian Keuangan (Kemenku) dan didepan Monumen Nasional pada Jumat, (25/04/2025).
Aksi ini, dampak dari utang negara yang kian hari makin menggunung hingga mencapai ribuan triliyun,” ungkap Pandu Korlap aksi kepada wartawan, Jumat.
Pandu menilai berbanding terbalik dengan kualitas kehidupan rakyat semakin belangsak di negri yang katanya makmur jubar jibur loh jenawi ini.
”Mereka (peserta aksi) turun kejalan meninggalkan dapur dan kampus masing-masing demi keprihatinan terhadap keadaan bangsa,” terangnya.
Disamping itu, aksi ini juga meluapkan ketidakpuasan kepada para pejabat yang menjalankan tata kelola negara. “Khususnya Mentri Keuangan Sri mulyani yang dinilai jadi biang kerok menggelembungnya hutang negara,” ucap Pandu.
Drama teatrikal, orasi, serta bakar ban pun turut mewarnai perjuangan peserta aksi demonstrasi dalam menyuarakan aksinya.
”Tuntutan kami masih sama dengan hari-hari sebelumnya yaitu, STOP berhutang dan mendesak Sri Mulyani mundur dari jabatan-nya,” jelas Pandu.
Sementara itu baik Sri Mulyani, maupun Humas Kementrian Keuangan masih belum memberikan keterangan apapun terkait adanya gerakan masyarakat tersebut. Wartawan telah berusaha mendatangi kantor Kementrian keuangan untuk menkonfirmasi secara langsung. Namun Humas enggan memberikan keterangan apapun terkait hal tersebut.
Penulis: Irpan/Gan
Mahasiswa dan Ibu-ibu desak Sri Mulyani mundur dari jabatannya
Redaksi
Sabtu, 26 April 2025 | 03.17 WIB
•
23216 Views
Ilustrasi: Mahasiswa dan Ibu-ibu desak Sri Mulyani mundur dari jabatannya
×