BOGOR | DINAMIKA NEWS – Perayaan Gebyar Hari Pahlawan di Alun-Alun Kota Bogor, Minggu (23/11), menghadirkan nuansa berbeda dengan sorotan kuat pada peran masyarakat sebagai penggerak utama. Tanpa sentuhan APBD, acara ini berdiri megah berkat kolaborasi berbagai komunitas lokal yang membuktikan bahwa semangat gotong royong masih menjadi napas utama Kota Bogor.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bogor, H. Hanafi, yang hadir mewakili Wali Kota, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif warga. Ia menegaskan bahwa kemajuan Kota Bogor tidak hanya bertumpu pada pemerintah, namun juga pada kekompakan masyarakat yang rela bergerak dari bawah.
“Semangat warga dalam membangun kegiatan ini adalah cerminan nyata dari Bogor Beres Bogor Maju. Kegiatan besar yang digerakkan mandiri oleh Pagerawi III dan Yayasan Mutiara Elpa Sejahtera membuktikan bahwa masyarakat adalah energi utama pembangunan,” ungkap Hanafi.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan acara ini menunjukkan meningkatnya rasa kepedulian warga terhadap arah pembangunan kota.
Sementara itu, Ketua Yayasan Mutiara Elpa Sejahtera (MES), Yayu Ucu Masitoh, menekankan bahwa kehadiran ribuan warga adalah bentuk nyata kepedulian bersama.
“Partisipasi kita hari ini bukan hanya hadir, tetapi ikut menyumbangkan energi bagi kemajuan Kota Bogor. Terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Dinsos Kota Bogor yang telah mendukung kegiatan santunan anak yatim,” ucapnya.
Gebyar Hari Pahlawan tahun ini tak hanya memeriahkan pusat kota, tetapi juga membuka ruang untuk kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi. Mulai dari bazar UMKM, donor darah, santunan anak yatim, hingga layanan kesehatan dan potong rambut gratis, semua dirancang untuk memberi dampak langsung kepada masyarakat.
Yayu, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh rangkaian acara. “Alhamdulillah semua berjalan lancar. Antusias masyarakat menjadi penyemangat kami untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat,” ujarnya menutup kegiatan.*