DINAMIKA NEWS -- Badigul merupakan saksi bisu lahirnya Kemaharajaan Sunda, 18 Mei 669, yang sekarang sedang diperingati bersama oleh para wargi bumi Pasundan, 2-18 Mei 2026.
Badigul adalah jejak Maharaja Tarusbawa, raja pertama Sunda setelah bubarnya Kerajaan Tarumanagara. Situs ini bagian terpenting pusat pemerintahan pada awal berdirinya Kerajaan Sunda.
Setelah era Tarusbawa, para raja Sunda yang silih berganti berkuasa hingga era Prabu Susuk Tunggal, menjadikan Badigul sebagai bagian penting tata kelola kota Pakuan.
Selama 910 tahun Badigul menjadi saksi sejarah perjalanan Kemaharajaan Sunda. Elemen terpenting situs sejarah Pakuan Pajajaran.
Sribaduga Maharaja Prabu Siliwangi, menjadikan Badigul sebagai kawasan strategis Pajajaran melalui pembangunan Telaga Rena Mahawijaya, mahkay monumental yang diabadian Prabu Surawiesa dalam prasasti Batutulis. Bahkan sang prabu menjadikannya sebagai tempat tirakat hingga dipusararaksn di sini, sebagai peristirahatan abadiya.
Bicara milangkala Tatar Sunda, nyuhun buhun & melestarikan warisan Karuhun tidak ada ruhnya tanpa menyertakan kabuyutan Keramat Bukit Badigul, Rancamaya, dengan memulihkan fungsinya dan mengembalikannya ke pangkuan anak cucu Siliwangi, seuweu siwi Sunda. (Ahmad Fahir)