KOTA BOGOR, wwb.co.id –  Gerakan Nasional Peduli Anti Narkoba, Tawuran dan Anarkis (Gepenta) Kota Bogor bakal menerjunkan personilnya dan berkolaborasi dengan satgas pelajar pada pengumuman kelulusan SMA dan SMK, khususnya di Kota Bogor pada tanggal 5 Mei 2025 kemarin dalam upaya pencegahan tawuran.

‎Ketua Gepenta, Atu Karmana didampingi wakil ketua bidang pencegahan tawuran, Novian diruang kerjanya, Rabu (7/5) menjelaskan dalam menyikapi kenakalan pelajar, Gepenta terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Kesbangpol), Kepolisian serta pembina sekolah dan orang tua pelajar.

‎Untuk menyatukan persepsi dalam mengatasi persoalan yang ditimbulkan dari aksi kenakalan remaja sehingga mengganggu ketertiban umum dan meresahkan masyarakat, merupakan tanggung jawab bersama.

‎Menurutnya, remaja sebagai generasi penerus bangsa dan aset pembangunan bangsa Indonesia dalam rangka menciptakan masa depan yang lebih baik, perlu dibina dan diarahkan ke hal positif, perlu diajak dialog, berkomunikasi, karena pada dasarnya mereka itu baik,” ungkap Atu Karmana.

‎Alhamdulillah pada pelaksanaan pengumuman berlangsung kondusif, sementara sekolah sudah mengantisipasi dengan mengumumkan melalui WhatsApp, siswa cukup dirumahnya, jadi kita hanya melakukan penyisiran saja.

‎Menyinggung langkah Gubernur Jawa Barat tentang pelajar yang bermasalah dibawa ke barak militer, Atu sangat mendukung karena Kang Dedi Mulyadi.(KDM) sudah mempersiapkan segalanya, termasuk berkomunikasi dengan orang tua siswa.


‎(Hirawan Dewa)