KOTA BOGOR, WWB.CO.ID – Bocah laki laki berinisial MTA berusia 2,4 tahun warga Kampung Cibereum, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan meninggal dunia terbawa arus usai terjatuh di sebuah parit, Kamis (09/11/23).

Kejadian itu terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Mulyaharja, Kota Bogor tadi sore.

Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Diana mengatakan, kejadian bocah laki-laki itu hanya terbawa arus deras nya air parit bermula saat korban lepas dari pantauan orangnya dikarena sang nenek sedang berada di dapur dan ibu korban sedang berada di kamar mandi.

“Jadi nenek nya itu lagi di dapur dan ibu nya juga dari di kamar mandi, si anak tersebut keluar rumah karena pintu depannya terbuka. Karena tidak ada yang melihat kemungkinan korban terpeleset dan terbawa arus parit,” ujarnya kepada media, Kamis (09/11/23) malam.

Setelah sadar bahwa sang anak tidak ada dirumah, keluarga korban dibantu warga sekitar langsung mencari korban. Nahasnya bocah tersebut di temukan di dalam parit dengan keadaan meninggal dunia dengan jarak 100 meter dari lokasi kediamannya.

Ilham Ilhadi (46) warga Kampung Cibereum yang menemukan korban tersebut menceritakan, pada saat dirinya mendengar adanya seorang bocah hanyut ia langsung berinisiatif lari ketempat parit. Setelah melihat ke dalam parit dia melihat baju berwarna putih dengan garis biru yang tersangkut. Ketika di angkat kata Ilham baju tersebut berat dan terlihat ada bahu anak kecil.

Jadi kejadian sekitar setengah 6, pas saya lari ke parit, saya lihat ada baju berwarna putih dengan garis biru, pas saya ambil bajunya kok berat, lalu terlihat bahunya, langsung saya ambil saya langsung bawa keluar dengan posisi kepala nya di bawah kaki nya di atas,” katanya

Saat ini jasad korban berada di rumah duka dan pihak keluarga akan memakamkan korban pada besok hari.