KAB.BOGOR, WWB.CO.ID – Kurangnya air yang mengaliri pertanian warga membuat petugas menelusuri penyebab terhambatnya air yang menjadi kebutuhan pokok untuk mengairi sawah.
Bersama warga, babinsa meninjau beberapa saluran irigasi yang ternyata banyak ditumbuhi rumput serta tanah yang menghambat aliran air, Kamis (04/04/2024).
“Beberapa petani mengeluhkan kurangnya air yang biasa mengalir ke sawah mereka menyebabkan kurang bagusnya pertumbuhan padi serta hasil pertanian lainnya, mendapat keluhan warga sebagai babinsa kami lakukan peninjauan ke beberapa saluran air yang biasa mengalir ke lahan pertanian warga,” ujar Babinsa Nagrak Pelda Nuryadin.
Hasil peninjauan Babinsa bersama warga ke beberapa saluran air ternyata banyak tumbuhan liar serta tanah yang menutupi jalannya air sehingga air yang biasa mengalir lancar menjadi terhambat serta sedikit sekali yang menuju ke tanah pertanian warga.
“Hasil peninjauan kami ke beberapa saluran air ternyata penyebab terhambatnya air karena banyaknya tumbuhan liar serta tanah yang menutupi jalannya air, sehingga debit air menuju tanah pertanian sudah pasti berkurang dan sedikit,” lanjut Babinsa.
Selanjutnya Babinsa mengajak warga, khususnya para petani di Desa Nagrak untuk bergotong-royong melakukan pembersihan saluran air yang dipenuhi tumbuhan liar serta tanah agar aliran air menjadi normal kembali.
“Kami menghimbau serta mengajak warga untuk membersihkan saluran air yang dipenuhi tumbuhan liar dan tanah agar aliran air yang menuju tanah pertanian mereka menjadi normal kembali.” pungkasnya
Laporan : AJH