KAB.BOGOR, WWB.CO.ID – Puluhan pintu kontrakan dengan jumlah jiwa 52 jiwa di Desa Pasirlaja, Sukaraja, Kabupaten Bogor, diungsikan ke kerabat terdekat akibat terjadinya semburan Gas bercampur air hampir setinggi 50 meter yang terjadi sejak hari Rabu (11/10).

Semburan tersebut terjadi pasca warga menggali sumur hingga kedalaman sekitar 130 meter. ” Pengeboran ini dilakukan kurang lebih sebulan, tidak dapat air, dengan kedalaman kurang lebih 130 meter,” kata Kapolsek Sukaraja Kompol Birman Simanullang.

Semburan gas bercampur air dengan ketinggian sekitar 50 meter itu terjadi sejak Rabu sore pada pekerjaan pembuatan sumur bor di sebuah bangunan indekos. Saat itu, kata”Para pekerja pengeboran mulai putus asa dan mulai membereskan peralatan tiba-tiba air bercampur gas menyembur keluar dari lubang tanpa henti.”ungkap Kapolsek Sukaraja.

Birman memastikan pihaknya telah melakukan pemasangan garis polisi di sekitar lokasi agar warga tidak mendekat. Selain itu, pemilik dan penghuni indekos sepakat untuk mengosongkan tempat sementara waktu hingga situasi cukup aman.”Ini kebetulan ada pagar. Jadi kita tutup semua, tidak ada masyarakat lalu lalang. Yang tinggal di sini sudah mengerti. Jadi keselamatan yang diutamakan,” kata Birman.

BPBD kabupaten Bogor melalui Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaluddin, mengimbau warga untuk tidak mendekati lokasi kejadian. Garis polisi telah terpasang di lokasi guna menghindari warga mendekat.

“Imbauan warga untuk jangan mendekat, dan sudah di pasang garis polisi. Untuk info lengkap rencana hari Kamis tim dari ESDM akan menindaklanjuti ke lokasi tersebut,” pungkas Jalaluddin.

Follow dinamikanews.wwb.co.id
Follow on Google